PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
NeuropsikologiPsikologi Klinis

atrofi kortikal posterior (PCA)

posterior cortical atrophy (PCA)

Ringkasan Singkat

Sindrom neurodegeneratif yang ditandai dengan penurunan fungsi visual secara progresif akibat penyusutan bagian belakang otak.

Atrofi kortikal posterior (PCA) adalah bentuk langka dari demensia degeneratif yang terutama menyerang bagian belakang otak, khususnya korteks oksipital dan parietal. Berbeda dengan penyakit Alzheimer biasa yang dimulai dengan kehilangan memori, PCA biasanya dimulai dengan gangguan visual yang tidak dapat dijelaskan oleh masalah mata biasa.

Gejalanya meliputi kesulitan membaca, mengenali wajah, memperkirakan jarak, atau menjangkau objek. Seiring waktu, atrofi ini akan menyebar ke bagian otak lainnya dan menyebabkan gangguan kognitif yang lebih luas seperti yang ditemukan pada demensia standar.

PCA sering disebut sebagai "varian visual penyakit Alzheimer" karena banyak pasien dengan PCA menunjukkan perubahan otak yang sama (plak dan kekusutan) seperti pada Alzheimer, namun lokasinya terkonsentrasi di bagian posterior.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Benson, D. F., et al. (1988). Posterior Cortical Atrophy.
  • Alzheimer's Association.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback